Baru seminggu mungkin suamiku sedang sering bertemu dengan seseorang, yang ternyata memang Subhanallah..Mantan eksekutif, mantan komisaris di berbagai perusahaan. Akupun membaca profil beliau di salah satu media cetak di Jakarta. Namun karena satu lain hal, beliau berani mengundurkan diri, dan hendak membangun bisnis baru di Bandung, salah satunya dengan suamiku. Mau ikut bisnis? Tunggu dulu, ya..masih dirintis. Mudah2an saja berhasil. Aamiin.
Nah...Beliau ini bernama Pak Waryono. Walau bukan lulusan S-1, apalagi S-2, dst.., tapi Subhanallah, beliau pernah berpenghasilan minimal 100 juta per-bulan. Beliaupun banyak mendidik orang-orang sukses. Marketingnya Subhanallah. Aku tidak mau, dan juga memberitahu suamiku untuk jangan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk saranan belajar kepada beliau. Beliaupun tidak pelit, bahkan ke suamiku tidak sayang memberi file-file motivasi, marketing untuk dipelajari.
Walaupun katanya, jangan disebarluaskan/ diperjualbelikan, aku membaca salah satu slide beliau, dan aku ingin berbagi di sini. Mungkin ada yang pernah dengar/ baca, ya..ga apa2..
Judulnya : Antara Wortel, Telur dan Biji Kopi
1. Siapkan 3 panci kecil berisi air, kemudian rebus air tersebbut.
2. Masukkan ke masing-masing panci itu, wortel, telur dan biji kopi yang telah dihaluskan sebelumnya.
3. Tunggu sebentar.

Lho..Kok jadi resep, ya..:) Tenang ada lanjutannya..

Selanjutnya perhatikan dan bandingkan ketiga bahan tersebut.
1. Wortel yang asalnya keras, menjadi lunak setelah direbus.
2. Isi telur yang asalnya cair, menjadi padat/ keras setelah direbus.
3. Biji kopi yang telah dihaluskan setelah direbus ternyata mengubah air menjadi berwarna hitam dan baunya harum, khas kopi.

Sekarang, kita asosiasikan air rebusan itu adalah kehidupan, dan ketiga bahan itu adalah kita.
Mau menjadi bahan seperti apakah kita?
1. Mau menjadi orang yang keras, kuat, namun ketika ada ujian, selanjutnya lemah?
2. Mau menjadi orang yang lemah, tapi ketika ada ujian, selanjutnya menjadi keras hati, tidak mau menerima pendapat orang lain, antipati?

atau 3. Mau menjadi orang yang bisa berpengaruh terhadap lingkungan sekitar, membuat positif orang, tetap wangi dengan berbagai ujian, tidak mudah terpengaruh dan berubah negatif?

Mudah-mudahan kita termasuk orang-orang yang selalu tabah, sabar, tetap menjadi orang yang 'Laa Tahzan'..Bisa terus memberi kepada orang sekitar. Aamiin.

Memang..banyak analogi, banyak pendapat, mungkin ada juga yang tidak setuju..Tapi bagiku, pagi ini aku dapat satu lagi embun-penyejuk..


Hari ini aku betul-betul tidak sadar...Tenang..Tidak sadarnya bukan sakit atau apa, tapi karena tidak sadar menggunakan barang yang bukan milikku.
Belakangan ini aku sedang memikirkan produksi boneka tangan, pengembangannya, juga penggalangan dana bagi produksi boneka tangan untuk membantu program Trauma Healling anak-anak korban gempa Bandung Selatan.
Setelah aku memberi ASI dan Nada Tazkiya, anakku tidur, aku langsung pergi untuk beli bahan boneka tangan edisi baru, pesanan TK-TK di Bandung. Entah kenapa, akupun heran. Padahal seingatku, aku menggunakan helm hitam aku.
Sebelum membeli bahan, aku pergi ke kantor FIF untuk bayar motorku. Setelah selesai, aku keluar, ambil jas hujan karena hujan, aku heran, kenapa helmku jadi warna biru. Aku tanya ke tukang parkir, "Pak, lihat helm saya yang warna hitam?"
"Emang kenapa, Teh?"
"Iya, helm saya tadi warna hitam, kenapa jadi warna biru. Da saya ga punya helm warna biru di rumah."
Tukang parkirnya bingung juga, "Aduh..kemana ya.. Seumur-umur saya belum pernah kejadian gini. Perasaan helm-nya ya itu aja. Apa tadi ketuker sama yang di sebelah, gitu?"
"Aduh..saya juga ga tau..Masalahnya ini juga bukan helm punya saya."
Karena ga enak, tukang parkirnya meminjamkankuhelm-nya, dan helm biru itu disimpan di sana barangkali ada orang yang tertukar. Diapun meminta nomor teleponku. Akupun meng-iyakan, dan langsung pergi beli bahan.
Sesampainya di rumah, adikku langsung bilang, "Teh, tadi pake helm-nya pak Asep, ya?" (Pak Asep, teman lamaku yang aku tinggal karena ada urusan dengan adikku)
"Ha??Pak Asep? Helm teteh yang item ilang."
"Ga, orang ada juga. Tadi pak Asep cari-cari helmnya yang biru ga ada, jadinya sekarang pake helm teteh."
Astaghfirullahaladzim... Bisa segitunya
Aku, ayah juga jadi tertawa hampir sepanjang sore ini. Menertawakan diriku yang betul-betul ga sadar.
***
Kadang kita terlalu fokus atau sedang melamun, sehingga dunia di sekitar kita tidak begitu kita perhatikan betul.
Fokus perlu, sangat perlu. Melamun juga kadang perlu, lho! Bahkan ada penelitian tentang melamun.

"Melamun seringkali dinilai sebagai pekerjaan yang buruk, sama seperti kemalasan atau kecerobohan. Namun hasil studi kami memperlihatkan bahwa otak akan bekerja aktif pada saat seseorang melamun. Bahkan lebih aktif dibandingkan pada saat kita fokus mengerjakan pekerjaan rutin," kata ketua tim riset Kalina Christoff, ahli psikologi dari University of British Columbia (UBC).

"Pada saat Anda melamun, Anda tidak bisa segera mencapai apa yang diinginkan. Namun pikiran Anda akan memanfaatkan saat itu untuk menyampaikan pertanyaan terpenting dalam hidup Anda," kata Christoff.

Tapi yang pasti...Fokus kepada Allah, jangan lupa bahwa segala aktivitas dalam rangka beribadah kepada Allah. Begitu pula melamun, jika perlu. Melamun yang baik bukan pikiran kosong atau pikiran kotor, misalnya. Tapi merenung, membayangkan, memplanning sesuatu, aku pikir boleh-boleh saja. Insya Allah dari lamunan itu ada hasilnya.

Ibnul Qayyim Al-Jauziyah. Di dalam buku fenomenalnya yang berjudul “Kunci Kebahagiaan”, dia orang menjelaskan bahwa bahan perenungan yang utama itu ada empat. Pertama, tujuan yang disukai dan ingin diwujudkan. Kedua, jalan yang mengantarkan kepada tujuan tersebut. Ketiga, mudharat yang dibenci dan tidak diharapkan terjadi. Keempat, jalan yang menyebabkan timbulnya mudharat tersebut. Keempat hal itu sangat erat kaitannya dengan Tuhan Semesta Alam. Kenapa? Karna tujuan yang hakiki adalah hanya pada Allah SWT.


Sesungguhnya Allah SWT menjamin seluruh rezeki makhluk-Nya. Mulai dari yang melata hingga manusia yang sempuma (QS. 11:6 dan QS.41:31)

***
2 hari lalu aku melihat hal yang bagiku itu Subhanallah..
***
Sudah hampir satu tahun aku menjadi produsen dan distributor boneka tangan dan jari. Alhamdulillah beberapa minggu lalu ada pesanan boneka jari lumayan, 400 buah. Akupun langsung memberdayakan ibu-ibu di sekitar rumahku untuk turut membantuku, tentu saja ada honor setiap jahitannya, karena memang saya tidak akan sanggup mengerjakan sendiri, apalagi diburu waktu.
Ibu-ibu yang mayoritas ibu rumah tangga, sangat senang mendapat tambahan penghasilan dari pekerjaan sambilan ini. Alhamdulillah.
Di antara ibu-ibu itu, ada sahabat mamiku. Anaknya teman sebayaku. Ibu ini seorang janda, suaminya telah meninggal mungkin hampir 10 tahun lalu. Beliau tinggal bersama anak semata wayangnya, laki-laki. Ibu ini sering mendoakanku semoga aku terus dapat pesenan. Aamiin. Karena, ya itu..Beliau senang bisa ada tambahan penghasilan, ya itu tadi...Untuk biaya sehari-hari.
***
Sore itu sahabatku datang, memberi sumbangan untuk membantuku produksi boneka tangan dan jari bagi Program Trauma Healling Korban Gempa Bandung Selatan. Ketika aku mengantarnya pulang, di pintu pagar, kulihat ibu tetanggaku itu baru pulang membawa bungkusan plastik belanjaan dari warung.
Memang bukan GR, tapi aku tahu kondisi ibu itu dari mami. Baru saja aku memberi uang, upah menjahit boneka jari, dan selanjutnya kulihat ibu itu pulang belanja.
Memang hal yang mungkin biasa saja..Tapi saat itu..Subhanallah.
1. Allah telah menetapkan rezeki bagi setiap hamba-hamba-Nya yang berusaha, dengan berbagai jalan-Nya.
2. Alhamdulillah Allah telah memberiku kesempatan untuk dapat menjadi jalan rezeki bagi ibu itu, dan yang lainnya.
3. Ingin sekali aku bisa membantu banyak orang. Mungkin belum bisa memberi banyak, tapi setidaknya ada yang bisa aku bantu, aku beri, bagi setiap orang yang mau berusaha. Aamiin.




Kemarin aku dapat cerita dari si ayah. Waktu mau ke Majalaya, ayah lewat jalan Soekarno-Hatta yang sedang macet-macetnya. Apalagi sekarang sedang ada perbaikan jalan atau saluran air... Ketika sedang macet-macetnya, orang-orang yang menggunakan motor, yang sudah ingin cepat, jalan melalui trotoar. Mereka naik ke trotoar satu-persatu, hingga trotoar penuh dengan barisan motor... Ayah tetap tidak tergoda naik trotoar, melainkan terus melewati jalan raya, walaupun macet. Ternyata eh ternyata...Barisan motor semakin panjang, dan tidak maju-maju. Ayah heran kenapa tidak maju-maju, ternyata setelah ayah maju di jalan raya, bersebelahan dengan yang lewat trotoar, di depan trotoar itu ada lubang yang tidak bisa dilalui, sehingga motor-motor itu tidak bisa maju ataupun mundur... Ayahpun maju...sambil terkekeh-kekeh...
Aku yang mendengar cerita itu tertawa...Lucu...
Mmmm... Ada point yang bisa kita ambil... (^_^) Masih kebayang..Lucu... Tapi gini...
Trotoar adalah jalan bagi pejalan kaki, sedangkan kendaraan bermotor harus jalan di jalan raya, bukan jalan di jalannya para pejalan kaki. Seringkali hal-hal sepele terabaikan. Mengapa kita tidak bersabar sebentar...Seperti suamiku, Alhamdulillah... Toh akhirnya bisa lewat juga... Coba kalau ikut mengambil hak para pejalan kaki, udah ga bisa maju atau mundur, orang-orang yang berjalan di trotoar jadi terganggu... Kan jadi tidak sesuai dengan porsi seharusnya, semuanya.
Hati-hati dengan hak orang lain. Jika orang tersebut tidak ikhlas, kita akan berdosa.
Kataku ke ayah, lebih lucu lagi kalau ternyata ayah ikut di barisan motor itu, atau bahkan sangat lucu kalu ternyata ayah adalah leader, yang pertama naik trotoar itu...Eh2...


Minggu-minggu lalu aku sedang beres-beres, lihat album lamaku. Ada fotoku dari bayi sampai menikah. Semua sengaja aku kumpulkan lagi. Ada juga foto kelas SMP-ku... Kangen juga ingin ketemu. Baru bilang, alhamdulillah dikontak oleh Ika, teman sekelasku, katanya mau ada reuni kelas J. :)
Kemarin Alhamdulillah ketemu, walau 1/3 dari teman satu kelaspun ngga sampai.
Acara reuni tidak jauh dari pertanyaan sekarang aktivitas apa, tinggal dimana, dan juga cerita-cerita lama. Ada yang aku Istighfar juga... Begitu banyak dosaku kepada teman-teman. Dulu aku KM yang 'galak'! Tapi begitulah kesan, suatu warna dalam hidup kita. Belum punya ilmu, masih kecil... Mmm alasan ya...
Walau hanya sedikit orang, tapi begitu berkesan. Silaturahmi yang Subhanallah...Tidak ada yang kebetulan kita bisa dipertemukan kembali.
Silaturahmi adalah kunci terbukanya rahmat dan pertolongan Allah. Dengan terhubung silaturahmi, ukhuwah Islamiyah akan terjalin.

Menurut Rasulullah, Allah SWT akan melapangkan rezeki orang yang suka menyambung tali silaturahmi. Allah juga akan memanjangkan umur kepadanya

Muhammad Baqir ra pernah mendapat wasiat dari ayahnya (Imam Zainul Abidin, ra). Ia (kata Baqir) telah berwasiat kepadaku, “Janganlah duduk bersama lima jenis manusia. Jangan berbicara kepada mereka, bahkan jangan berjalan bersama mereka, meskipun tidak disengaja.

Pertama, Orang Fasik. Karena ia akan menjualmu hanya untuk sesuap makanan.

Kedua, Orang Bakhil. Karena ia akan memutuskan hubungan di saat kita kita memerlukan.

Ketiga, Pembohong. Karena ia akan menipumu. Karena ia akan senantiasa menipumu.

Keempat, Orang Bodoh. Karena ia berkeinginan memberikan manfaat bagimu, namun karena kebodohannya, ia jutru merugikanmu.

Kelima, Orang yang memutuskan tali silaturahmi. Karenanya, janganlah berdekatan dengannya.

***

Memutus tali silaturahmi adalah sesuatu yang dilarang oleh agama Islam. Dalam Q.S an-Nisa’: 1, Allah berfirman, “Dan bertaqwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-namaNya, kamu saling meminta, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi.”

Dalam kitab Ahkam al-Qur’an-nya, Ibnu al-Arabi menafsirkan ayat ini dengan: “Takutlah kepada Allah untuk berdosa kepada-Nya dan takutlah untuk memutus tali silaturahmi”.

Dari Abdullah bin Abi Aufa r.a. berkata, ketika sore hari pada hari Arafah, pada waktu kami duduk mengelilingi Rasulullah saw, tiba-tiba beliau bersabda, “Jika di majelis ini ada orang yang memutuskan silaturahmi, silahkan berdiri, jangan duduk bersama kami.” Dan ketika itu, diantara yang hadir hanya ada satu yang berdiri, dan itupun duduk di kejauhan. Dan dalam waktu yang tidak lama, ia kemudian duduk kembali.

Rasulullah bertanya kepadanya,”Karena diantara yang hadir hanya kamu yang berdiri, dan kemudian kamu datang dan duduk kembali, apa sesungguhnya yang terjadi? Ia kemudian berkata, “Begitu mendengar sabda Engkau, saya segera menemui bibi saya yang telah memutuskan silaturahmi dengan saya. Karena kedatangan saya tersebut, ia berkata, “Untuk apa kamu dating, tidak seperti biasanya kamu dating kemari.” Lalu saya menyampaikan apa yang telah Engkau sabdakan. Kemudian ia memintakan ampunan untuk saya, dan saya meminta ampunan untuknya (setelah kami berdamai, lalu saya datang lagi ke sini).

Lalu Rasulullah bersabda, “Kamu telah melakukan perbuatan yang baik, duduklah, rahmat Allah tidak akan turun ke atas suatu kaum jika di dalamnya ada orang yang memutuskan silaturahmi.”

Rasulullah pernah bersabda,”Tidak ada satu kebaikanpun yang pahalanya lebih cepat diperoleh daripada silaturahmi, dan tidak aka satu dosapun yang adzabnya lebih cepat diperoleh di dunia, disamping akan diperoleh di akherat, melebihi kezaliman dan memutuskan tali silaturahmi.”

Dalam sebuah riwayat lain, dari Anas r.a, ia berkata bahwa Rasullah saw bersabda, “Barangsiapa yang suka dilapangkan rezekinya dan dilamakan bekas telapak kakinya (dipanjangkan umurnya), hendaknya ia menyambung tali silaturahmi. [Mutafaq ‘alaih]

Semoga kita termasuk orang-orang yang suka menyambungkan silaturahmi. Aamiin.





Beberapa minggu ini aku dan keluargaku sedang sering mendengar cerita teman adik kecilku, Nicky, yang masih SMA kelas 2, atau kalau sekarang kelas XI. Teman adikku ini, ceritanya 2 tahun lalu, waktu masih kelas 3 SMP pernah jatuh di kolam renang sampai tidak sadar. Setelah sadar, dia jadi 'aneh'. Bapaknya sampai periksa ke dokter ahli syaraf, discan,dll, semua normal. Tapi anak ini ga normal. Dia sering tiba-tiba ngamuk, tiba-tiba jadi orang lain. Sampai katanya, sudah habis hampir 20 juta untuk mengobati anak ini.
Ada satu yang aneh... Niki cerita, anak ini mengaku namanya aduh lupa siapa...Pokoknya orang Yogya. Dia mati diazab Allah, katanya. Jadi...anak ini mengaku sering kerasukan. Katanya di tubuhnya ada beberapa jin.
Kebetulan adik saya yang pertama, Eric pernah belajar tenaga dalam. Insya Allah suka bantu orang-orang kasus-kasus begini. Nah..kemarin anak ini ke rumah.
Anaknya cakep, tapi ngomongnya agak susah, sering melamun. Kebetulan saya sedang di kamar, tidurin Nada, anakku. Sudah beberapa lam, bapaknya, yang ternyata pernah jadi pembimbing aku di SMA di Bandung waktu aku PPL di sana...Dunia ini memang sempit.
Ketika diterapi, memang anak ini sering melamun, ga konsen... Dia juga bilang, kasihan kalau jinnya dikeluarin dari dalam tubuhnya. Tapi alhamdulillah kita sama-sama kasih pengertian.
Dia juga bilang bahwa jadi percaya dengan hal-hal seperti ini, jadi semakin dekat dengan Allah. Alhamdulillah.
Tapi sayapun bilang bahwa kita dan jin beda alam, jangan merasa kasihan dengan memberikan tubuh kita sebagai tempat mereka, karena akan dzolim ke kita juga.

Sebuah hadist dari Abu Tsa'abah, Maksud Hadist :"Jin itu ada tiga jenis yaitu : Jenis yang mempunyai sayap dan terbang di udara, jenis ular dan kalajengking, dan jenis yang menetap dan berpindah-pindah."


"Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dan Kami telah menciptakan jin, sebelum itu dari api yang sangat panas." (Al-Hijr : 26-27)

Abu Bakar bin Ubad meriwayatkan : "Pada setiap rumah kaum muslimin ada jin Islam yang tinggal di atapnya, setiap kali makanan diletakkan, maka mereka turun dan makan bersama penghuni rumah."


Jin juga menjadikan tandas sebagai tempat tinggalnya. Rosululloh SAW, telah bersabda: "Sesungguhnya pada tiap-tiap tempat pembuangan kotoran ada didatangi jin, kerana itu bila salah seorang kamu datang ke tandas maka hendaklah ia mengucapkan doa: " Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari jin lelaki dan perempuan" (HR. Abu Dawud) Jin juga sangat suka tinggal di lubang-lubang. Oleh kerana itu dalam sebuah hadis dijelaskan yang maksudnya: "Janganlah kamu kencing dilubang."(HR. An-Nas'i)

Menurut buku Assyibli meriwayatkan sebuah riwayat dari Zaid bin Mujahid yang mengatakan bahwa, "Iblis mempunyai lima anak, yang masing-masing diserahkan urusan-urusan tertentu. Kemudian dia memberi nama masing-masing anaknya : Tsabar, Dasim, Al-A'war, Maswath dan Zalnabur." Iblis mempunyai kerajaan yang sangat besar. Ada menteri-menteri, pemerintahan dan pejabat-pejabat. Iblis juga mempunyai wakil-wakil, lima di antaranya wajib diwaspadai :

Yang pertama, menurut kalangan Jin, bernama Tsabar Dia selalu mendatangi orang yang sedang kesusahan atau ditimpa musibah, baik kematian isteri, anak ataupun kaum kerabat. Kemudian dia melancarkan bisikannya dan menyatakan permusuhannya kepada Alloh Ta’ala. Diucapkannya, melalui mulut orang yang ditimpa musibah itu, keluh-kesah and caci-maki terhadap ketentuan Alloh Ta’ala atas dirinya.

Yang kedua, namanya ialah Dasim. Syaitan inilah yang selalu berusaha dengan sekuat tenaganya untuk mencerai-beraikan ikatan perkawinan, membuat rasa benci antara satu sama lain di kalangan suami-isteri, sehingga menjadi penceraian. Dia adalah anak kesayangan Iblis di wilayah kerajaannya yang sangat besar.

Yang ketiga, namanya ialah Al-A'war. Dia dan seluruh penghuni kerajaannya, adalah pakar-pakar dalam urusan mempermudah terjadinya perzinaan. Anak-anaknya menghiaskan indah bahagian bawah tubuh kaum wanita ketika mereka keluar rumah, khususnya kaum wanita masa kini, betul-betul menggembirakan Iblis di kerajaan yang besar. Segala persoalan yang menyangkut keruntuhan moral dan perzinaan berurusan dengan pejabat besar mereka.

Yang keempat, namanya ialah Maswath, pakar dalam menciptakan kebohongan-kebohongan besar mahupun kecil. Bahkan kejahatan yang dia dan anak-anaknya lakukan sampai pada tingkat dia memperlihatkan diri dalam bentuk seseorang yang duduk dalam suatu pertemuan yang diselenggarakan oleh manusia, lalu menyebarkan kebohongan yang pada gilirannya disebarkan pula oleh manusia.

Yang kelima, namanya ialah Zalnabur. Syaitan yang satu ini berkeliaran di pasar-pasar di seluruh penjuru dunia. Merekalah yang menyebabkan pertengkaran, caci-maki, perselisihan dan bunuh-membunuh sesama manusia. Untuk menghindarinya hendaklah selalu mengucapkan :
”Aku berlindung kepada Allah dari gangguan syaitan, yang terkutuk”.




Jadi teringat tulisan sahabat lamaku tentang teknologi. Dia subhanallah pintar, sangat suka baca, menulis, dll, termasuk fans beratnya Godbless dari dulu...
Kembali ke teknologi. Saat ini, teknologi sudah sangat biasa, apalagi internet. Subhanallah Allah yang telah memberi ilham kepada manusia. Hampir semua orang di dunia telah memanfaatkan internet. Dampaknya, ya..pasti ada positif dan negatif.
Ketika internet dan semua di dalamnya digunakan sebagai salah satu cara untuk mengingat Allah, mentadaburi semua ciptaan-Nya, untuk bersilaturahmi, intinya untuk semakin dekat, beribadah kepada Allah; tidak hanya internet, semua hal..... Insya Allah akan bernilai di hadapan Allah. Aamiin.
Tapi kalau hanya untuk gengsi, tren, apalagi digunakan untuk yang tidak-tidak... Na'udzubillah.

Rasulullah berpesan,"Akan datang kepada umatku suatu zaman, dimana mereka cinta kepada lima perkara dan lupa kepada lima perkara yang lain. Yaitu cinta kepada dunia, lupa kepada akhirat; cinta kepada harta, lupa kepada perhitungan; cinta kepada makhluk, lupa kepada kholik; cinta kepada dosa, lupa kepada taubat; dan cinta kepada mahligai, lupa kepada kuburan."

Salah satu teknologi yang subhanallah manfaatnya adalah HP. Setiap saat telepon, sms... Sepertinya sudah tidak ada batasan.

Aku ingin berbagi.... Aku punya kebiasaan sms suamiku, apapun itu yang membuat semangat... Suamiku juga sering sms aku..Aneh memang, kok sms... Tapi sms-sms-nya selalu memberiku semangat. Alhamdulillah. Selain itu, sahabat-sahabat lamaku. Aku ingin terus mengingatnya dan barangkali orang-orang yang membaca blogku juga bisa mengambil manfaatnya. Aamiin.

Ini sms-sms beberapa bulan ini...

"Orang besar bukanlah orang yang otaknya sempurna tapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna." (21-03-2009;Ayah)

"Lakukan sesuatu pekerjaan dengan bersemangat dan bermanfaat, dengan bersemangat, sesulit apapun pekerjaan mudah untuk dipikirkan, dengan bermanfaat hasil sekecil apapun bisa kita syukuri." (22-03-2009; A Aji)

"Seorang juara sejati bukanlah sekedar memenangkan sebuah pertandingan, bukanlah sekedar mendapatkan profit yang begitu besar, bukanlah seorang yang berhasil dalam bisnisnya, bukan itu. Yang dikatakan jaura sejati adalah siapapun orangnya yang selalu bangkit dari setiap kegagalan, itulah juara sejati." (23-03-2009;Teh.Nenden)

"Dalam masalah hati nurani, pikiran pertamalah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang paling baik." (26-03-2009; William Feather)

"Kualitas balasan, kualitas hasil, kualitas penghargaan yang diterima oleh kita sangat tergantung kepada kualitas perjuangan dan usaha kita." (6-4-2009-Teh.Nenden)

"(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhan-Mu, lalu diperkenankan-Nya bagimu,'Sesungguhnya Aku mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut." (Q.S.8:9)

"Perubahan adalah perpindahan dari kondisi nyaman kepada kondisi yang tidak nyaman. "
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah, dan orang-orang yang berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Q.S. 2:218)

"Dialah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agam yang benar agar dimenangkan-Nya terhadap semua adama. Dan cukuplah Allah sebagai saksi." (Q.S.Al-Fath : 28)

"Apabila Allah menghendaki kebaikan pada seorang hamba-Nya, maka cara Allah itu adalah dengan memberikan ujian kepadanya." (20-04-2009)

"Katakanlah, 'Apakah akan kamu beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya." (Q.S.Al-Kahf : 103-104)

"Life excellent. Bukan merupakan kesalahan kalau kita berbuat salah karena mengerjakan pekerjaan yang besar, tapi adalah satu kesalahan yang besar apabila kita tidak pernah mau mengerjakan pekerjaan besar. Hanya orang-orang yang punya visi-lah yang mampu melakukan pekerjaan besar. Smangat!" (27-04-2009)

"Menurut para ilmuwan di dunia, SKILL dan KNOWLEDGE hanya berpengaruh 10-20% dalam kesuksesan. 80-90% adalah ATTITUDE (faktor-faktor kepribadian). Bisakah kita dipecat dari pekerjaan karena masalah ketidakjujuran bukan karena ketidaktahuan dan ketidakmampuan. Baca dengan nama Tuhan-Mu! IQRA BISMIROBBIKALLADZIKHOLAQ. (28-04-2009)

"Setiap yang bernyawa itu akan merasakan mati dan hanya pada hari kiamat sajalah diberikan dengan sempurna balasannya. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, sungguh dia memperoleh kemenangan. Kehidupan dunia hanyalah kesenangan yang memperdaya." (Q.S.Al-Imron : 185)